FILM Ai Lop Yu Pul, Terkesan Dibuat Setengah Hati
Ketika membaca judul film nasional terbaru produksi Maleo Picture ini, orang langsung teringat penyanyi reggae populer yakni almarhum Mbah Surip. Karena ucapan ini sering dilontarkan Mbah Surip semasa hidupnya untuk menunjukkan rasa cinta yang dalam kepada lawan jenis.
Namun, ketika kita menonton film Ai Lop Yu Pul yang disutradarai Winaldha E Melalatoa ini, terasa ada yang mengganggu. Antara judul dan jalan ceritanya sama sekali tidak sinkron alias nggak nyambung. Sebab, film yang diakui bergenre drama komedi ini, selain tidak menghadirkan guyonan yang menyegarkan, juga tidak memberikan gambaran romantisme seseorang yang mengucapkan i love you full (Ai Lop Yu Pul).
Tentang judul film ini, sutradara Winaldha mengatakan, memang tidak berkaitan dengan jalannya cerita. Dan, judul ini pun tidak meniru perkataan Mbah Surip, karena judul ini sudah dibuat sebelum Mbah Surip meninggal. "Film ini hanya sebuah hiburan," kata Winaldha membela diri dihadapan wartawan.
Dari sisi ide cerita, film Ai Lop Yu Pul memiliki potensi yang besar untuk menjadi sebuah film berkualitas. Sayangnya, film ini digarap secara komedi dan tidak terlalu serius. Padahal kalau kita melihat secara jujur, komedi yang diharapkan menjadi bahan tawa penonton juga tidak tampak.
Jika digarap secara serius dengan cerita yang ada, maka film ini akan menjadi film drama yang mengharukan. Karena film ini mengingatkan kita pada film India tahun 1980-an berjudul Lover Story yang dimainkan Kumar Gauraf dan Dimple Kapadia.
Film Lover Story menjadi film remaja yang disukai, bercerita tentang dua anak remaja laki-laki dan perempuan yang sama-sama kabur dari rumah kemudian bertemu di sebuah tempat.
Awalnya mereka saling membenci, kemudian saling mencintai karena ada hal yang membuat mereka jadi saling ketergantungan.
Film Ai Lop Yu Pul hanya bercerita tentang seorang anak muda bernama Topan (Ricky Harun) yang ingin membalas dendam kepada rentenir Satyo (Didi Petet) yang telah membuat tuli telinga ibunya (Anna Shirley), karena saat anak Satyo menagih utang kepada sang ibu, mereka meledakkan petasan di kolam ikan milik ibu yang berlogat Batak itu.
Sang ibu adalah penjual ikan hias yang meminjam modal kepada Satyo. Karena saat jatuh tempo tidak juga membayar utangnya, maka Satyo memerintahkan anak buahnya yang dipimpin Beno menagih dengan cara kekerasan.
Topan sangat marah atas kejadian itu dan berniat membalas perlakuan Beno cs yang diperintah oleh Satyo. Maka Satyo pun jadi target balas dendam Topan. Dalam melakukan aksinya bukan cuma gagal, malah mendapat masalah. Saat sedang mindik masuk ke rumah Satyo, ia malah tertimpa Indah (Oxcerila), anak Satyo yang sedang berniat kabur dari rumah.
Indah yang merasa kebetulan bertemu Topan akhirnya mengajak anak muda itu untuk kabur bersamanya. Dalam pelarian dari lampung, kampung halaman mereka, ke Jakarta, keduanya lebih banyak bertengkar. Anehnya ketika mereka akur pun sama sekali tidak tergambar bagaimana perasaan i love you full itu terlontar.
Mereka pun kabur bersama. Topan yang takut ditangkap polisi terpaksa ikut Indah yang ternyata ingin memberikan ayahnya pelajaran karena ingin kawin lagi. Dengan saling bermusuhan, mereka kabur ke Jakarta. Melewati berbagai masalah, akhirnya mereka terpisah setelah Indah ditemukan oleh ayahnya. Meski terlambat menyadarinya, namun benih cinta sudah telanjur tumbuh di hati mereka.
Meski demikian, film ini sama sekali tidak menggambarkan bentuk kasmaran yang mestinya mewakili judul Ai Lop Yu Pul. Judul Ai Lop Yu Pul terkesan hanya tempelan untuk menarik penonton, karena kata-kata almarhum Mbah Surip yang populer ini begitu disukai banyak orang. (Kartoyo DS/Suara Karya)






